Vivamalia’s Weblog

September 20, 2008

Keputihan yang berbahaya

Filed under: kesehatan — vivamalia @ 8:14 am

Bukan cuma remaja cewek yang suka bingung dengan keputihan tapi pada umumnya wanita mengalami hal yang sama.Mau tanya teman malu,tanya orang tua segan,apalagi mau tanya ke dokter.Sebetulnya semua itu hanya karena kurangnya informasi tentang masalah itu,sehingga akhirnya sering kita mengabaikannya begitu saja.Jadi supaya sobat cewek tidak bingung lagi,sebaiknya menyimak baik-baik artikel ini.

Keputihan adalah keluarnya cairan/lendir yang berlebihan dari bagian paling rahasia dari tubuh,biasanya cewek yang mengalami ini terpaksa harus sering mengganti celana dalam atau pembalut.Secara alamiah sebenarnya disekitar mulut vagina dan mulut rahim memang selalu memproduksi cairan.Cairan ini biasanya diperlukan sebagai pelumas untuk menjaga kelembaban atau keasaman vagina,dimana dia banyak mengandung bakteri-bakteri yang menguntungkan untuk membersihkan vagina dari dalam.

Dalam keadaan normal dan selama keseimbangan bakteri-bakteri itu bagus tentu saja infeksi pada organ reproduksi kita itu dapat di cegah.Normalnya cairan ini biasanya berwarna jernih,tidakberbau,tidak gatal atau terasa pedih.Produksi cairan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor,antara lain faktor rangsangan birahi,hormonal,kelelahan fisik,faktor kejiwaan,atau akibat adanya benda asing pada organ reproduksi.

Oleh sebab itu biasanya organ reproduksi ini akan meningkat pada saat sesudah atau menjelang datangnya menstruasi,atau pada saat adanya rangsangan birahi,bisa juga dialami oleh ibu-ibu yang menggunakan kontrasepsi IUD.Cairan/lendir ini sebenarnya ad dua macam normal dan tidak normal.

Cairan vagina yang normal biasanya terdapat sebelum atausesudah menstruasi ,bisa juga pada masa subur yaitu dua minggu sebelum menstruasi.Hal ini dimungkinkan terjadi akibat perubahan hormon seksual wanita (hormon estrogen dan hormon progesteron).Pada keadaan ini cairan tampak bening tidak berwarna seperti air,tidak berlebihan dan berbau busuk.

Cairan vagina baru dikatakan tidak normal atau sering disebut dengan istilah keputihan,jika jumlahnya banyak dan terus menerus kelua r dari vagina,warnanya tidak jernih tapi putih seperti susu basi,kuning atau kehijauan disertai rasa gatal atau pedih sehingga dapat mengganggu aktifitas sehari-hari.

Apalagi terkadang suka berbau amis dan busuk.Akibatnya terjadi kelembaban yang tinggi disekitar daerah rahasia kita,sehingga umumnya cewek yang mengalami keputihan ini akan sering menggaruk akibat rasa gatal yang ditimbulkan.Dengan seringnya menggaruk tentu saja akan menimbulkan lecet dan apabila terkena air akan terasa perih disekitar bagian kemaluan tersebut.

Yang perlu diketahui,keputihan ini biasanya terrjadi karena infeksi bakteri,infeksi jamur,infeksi virus atau karena proses radang karena alergi.Dan dia tidak hanya bisa mengenai cewek remaja dan dewasa tapi juga mengenai anak-anak,bahkan wanita dewasa yang telah berhenti haid (menopuse) sekalipun.

Lebih lanjutnya keputihan ini bisa jadi sebagai suatu tanda atau gejala awal adanya kelainan pada organ reproduksi wanita.Kelainan itu bisa berupa infeksi yang diakibatkan kuman,jamur,parasit,virus,polip leher rahim,keganasan tumor atau kanker.Namun sayangnya terkadang tidak semua infeksi pada saluran reproduksi wanita menimbulkan gejala keputihan,ada juga yang tanpa gejala demikian sehingga sulit diketahui.

Lantas kalau sobat cewek mengalami gejala demikian,apa yang harus dilakukan?Yang pertama harus dilakukan tiada lain adalah melakukan pemeriksaan labolatorium.misalnya mengambil cairan lendir leher rahim untuk pemeriksaan mikrobiologik.

Selain itu wanita yang mengalami keputihan biasanya akan diperiksa secara seksama mulai dari bibir kemaluan dan juga muar akandung kencing hingga ke anus.Untuk wanita yang telah menikah dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat pemisah dinding liang senggama,lalu dilakukan penilaian mulai dari mulut rahim,apakah ada tanda-tanda kemerahan,pembengkakn,tumor,atau luka,setelah itu baru dilakukan pemeriksaan liang senggama.

Masalah yang kerapkali kita abaikan hanya tas dasar malu ini,sebetulnya bisa berdampak lebih jauh dan serius.Jika terjadi pada wanita hamil akan dapat manular pada bayi dalam kandungannya.Sehingga hal ini bisa menyebabkan terjadinya keguguran,cacat janin,lahir premateur bahkan sampai mengakibatkan kematian bayi dalam kandungan.

About these ads

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Banana Smoothie Theme. Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: